Membuat Batik Jumputan

 





                                Membuat Batik Jumputan 

           Batik adalah warisan budaya asli Indonesia, sangat wajar jika seluruh rakyat Indonesia bangga. Membatik sudah dikenal sejak lama, bahkan sejak jaman Majapahit. Batik mulai berkembang pada jaman kesultanan Mataram. Batik berkembang lebih lanjut di kesultanan Surakarta dan kesultanan Yogyakarta,. Dari sini peningkatan pesat hingga batik keluar istana dan menjadi pakaian masyarakat luas.

          Salah satu tehnik pembuatan batik yang terkenal luas yaitu batik jumputan, Batik jumputan adalah jenis kain yang dikerjakan dengan teknik ikat celup untuk menciptakan gradasi warna yang menarik. Tidak ditulis dengan malam seperti kain batik pada umumnya, kain akan diikat lalu dicelupkan ke dalam warna. Batik jumputan berarti cara pembuatanya dengan di tarik atau dijumput

 Jenis motif batik jumputan

1.     Motif gegetan

-Motif ini dihasilkan dari tehnik ikatan

2.     Motif tritik

Motif ini dihasilkan dari tehnik jahitan

.Membatik terdapat pada pembelajatan tema 8 kelas 5 Sekolah Dasar. Pembelajaran ini dimaksudkan agar siswa mengenal batik lebih baik dan bisa mempraktekkan secara langsung.  

Bahan pembuatan batik jumputan :

1.     Kain mori

2.     Benda isian seperti kelereng

3.     Pewarna

4.     Tali untuk mengikat misalnya benang

5.     Jarum jahit

6.     Ember

7.     Sarung tangan

8.     Pengaduk

9.     Panci

10. kompor

Bagaimana cara membuat batik jumputan ? Seperti yang di praktekkan siswa kelas 5 SD Pejagalan 2.. Mula-mula isi kain dengan beberapa  biji kelereng. Kemudian ikat dengan benang atau karet gelang, buat ikatan sesuai lebar kain, isi panci dengan pewarna dan air , rebus diatas kompor, basahi kain yang sudah dikat dengan air  lalu celup ikatan ini kedalam panci  pewarna , aduk –aduk. Setelah dirasa cukup bilas dengan air dingin ,buka ikatan lalu jemur.

 

    Lebih lengkap bisa dilihat di chanel youtube

-         .

 

 

 

 

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama