Kelinci Yang baik Hati

 Dongeng


Kelinci Yang baik Hati

 

             Di sebual bukit kecil tinggalah Kelinci dan Kera . Mereka bertetangga. Kera dan Kelinci sering bermain bersama. Meskipun demikian mereka punya kebiasaan yang berbeda. Kelinci senang bangun pagi dan rajin bekerja,  sementara itu Kera bermalas-malasan dan suka sekali tidur. 

            Suatu hari Kelinci bangun pagi , ia ingin berjalan-jalan disekitar bukit. Berbekal air minum kelinci berjalan perlahan-lahan.  Kelinci melihat  pemandangan begitu indah di kanan dan kiri di sepanjang jalan yang dilalui . Kelinci bersyukur di dalam hati.. Kelinci terus berjalan hingga tampaklah olehnya sebatang pohon pisang yang sedang berbuah dan matang. Kelinci merasa lelah dan lapar. Ia memandang keatas. Lalu kelinci  mencoba memanjat pohon pisang itu. Berulang – kali ia mencoba akan  tetapi selalu terjatuh.. Kemudian Kelinci ingat Kera . "Ah aku minta tolong Kera saja , ia kan sangat pandai memanjat," gumam Kelinci. Kemudian Kelinci pergi ke tempat Kera. 

            "Kera.. kera  ..ayo bangun di sana ada makanan ?" teriak Kelinci. Mendengar kata makanan Kera segera bangun.

              " Uuk aak dimana ..cepat tunjukkan "kata Kera tak sabar.

              “Ayo ikut aku ," jawab Kelinci. Merekapun berlari beriringan menuju tempat yang dimaksud oleh Kelinci. Sesampai disana Kera langsung memanjat pohon pisang itu,

              "Kera ambilkan untuk aku juga ya ," teriak kelinci dari bawah pohon pisang. Kera yang sedang lapar segera mengambil pisang - pisang itu dan melahapnya. hingga tak satupun tersisa. Hanya kulit pisang berceceran dibawah. Kemudian ia turun dan Kelinci pun bertanya 

              "Mana pisang untukku ?"

            "Uuk aak h e he he , aduh Kelinci pisang sudah habis, he  he he jawab kera sambil mengejek.

            "Kenapa tak kau sisakan untukku, bukankah aku yang memberitahumu ," kata Kelinci , ia menangis  sambil menahan lapar. Kera hanya tertawa lalu pergi begitu saja. Kelinci pulang kerumahnya dan mencari buah murbei di semak-semak untuk dimakan. 

            Sudah beberapa hari  Kelinci tidak  bermain dengan Kera. Pagi ini Kelinci  berjalan ke tepian danau , Ia melihat buah nangka besar yang masak jatuh di rerumputan. Kelinci mengupas kulitnya dan memakan buahnya. "Hem manis sekali, kata kelinci . Dari kejauhan Kera Berjalan dengan kaki pincang. dan tertatih-tatih.  Kelinci merasa kasihan. Kelincipun memanggil Kera .

              “ Haoooi Kera kesini ,” teriak Kelinci . Kera mendekati Kelinci dengan susah payah. 

              "Kenapa kakimu Kera,"tanya Kelinci

              "Kakiku tersengat lebah saat aku mengambil buah kelapa, aku tidak bisa naik pohon lagi" kata Kera pelan

              "O begitu, ayo kita makan nangka , rasanya manis sekali," kata Kelinci

              "Kamu baik sekali Kelinci, aku minta maaf ya , aku sudah jahat padamu " Kata Kera menyesali perbuatannya.

             "Aku memaafkanmu, jangan lakukan lagi ya, ayo kita makan ,"ajak Kelinci. Kera makan dengan lahap.  Sejak itu Kera menjadi teman yang baik. Kelinci dan Kera selalu bermain bersama.

 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama