Dongeng Dan Cara Menulis Dongeng
A. Dongeng menurut Para Ahli :
1. Dongeng menurut KBBI adalah cerita yang tidak benar-benar terjadi , terutama tentang kejadian zaman dulu yang aneh-aneh
2. Dongeng menurut Nurgiantoro adalah suatu cerita yang tidak benar-benar terjadi dan dalam banyak hal sering tidak masuk akal.
3. Dongeng menurut Agus Triyanto adalah cerita fantasi sederhana yang tidak benar-benar terjadi dan berfungsi untuk menyampaikan suatu ajaran moral ( mendidik) dan hiburan.
B. Jenis-jenis dongeng
Stewig( Nurgiyantoro: 2005:201) membagi jenis dongeng berdasar waktu kemunculannya yaitu:
1. Dongeng Klasik , dongeng yang telah muncul sejak zaman dahulu dan diwariskan turun temurun lewat tradisi lisan
2. Dongeng modern adalah dongeng yang sengaja ditulis untuk bercerita agar dibaca oleh orang lain
1.1 Dongeng klasik : dongeng yang berkembang di masyarakat secara turun mengetahui siapa penciptanya,
Dongeng yang secara khas anonim, abadi, dan tanpatempat. Biasanya beredarsecara lisan diantara orang-orang
Yang termasuk dongeng klasik :
a. Cerita Binatang (Fabel misal Si Kancil)
b. Cerita Jenaka( mengandung kisah lucu misal : Abu Nawas)
c. Cerita Legenda (Asal-usul suatu tempat )
d. Cerita Mitos ( berhubungan dengan kepercayaan)
e. Cerita Sage ( mengandung unsur sejarah misal Si Pitung
f. Cerita Parabel ( mengandung unsur tokoh/pendidikan )
1.2 Dongeng moderen, dongeng yang ditulis dengan menyesuaikan perkembangan zaman, Dongeng moderen bisa berupa dongeng baru atau menulis ulang dari dongeng klasik dengan menyesuaikan jalan ceritanya .
Yang termasuk dongeng moderen:
a. Dongeng dengan tokoh realis
b. Dongeng dengan tokoh binatang
c. Dongeng dengan tokoh tumbuhan
d. Dongeng dengan tokoh benda mati
C Jenjang Pembaca Dongeng
a) Usia 0 - 7 tahun jenjang ini baru pertama mengenal buku mereka yang berusia ini memerlukan perancah ( scaffolding ) untuk mendampingi membaca .
b1) Usia 6-8 tahun. yang memerlukan perancah(scaffolding) yang telah mampu membaca teks berupa kata/frasa dengankombinasi bunyi huruf, klausa kalimat sederhana dan paragraf sederhana.
b2 (7 -9 tahun)
b3 (8 - 10 tahun)
c) Jenjang pembaca yang mampu membaca teks secara lancar berbentuk paragraf dalam satu
wacana usia 10 - 12 tahun.
D Unsur Menulis Dongeng
Tema : Gagasan dasar yang dijadikan pijakan dalam menulis cerita sehingga , cerita memiliki dasayang kuat.
Tokoh : Pelaku atau aktor yang mengalami peristiwa dalam cerita yang membuat cerita lebih menarik
Setting : Keterangan mengenal ruang, waktu dan suasana yang terjadi dalam cerita
Plot/alur : Urutan atau rangkaian peristiwa yang membentuk sebuah cerita
Sudut pandang : Cara penulis memandang atau menempatkan dirinya dalam sebuah cerita.
E Bagaimana Menulis Dongeng ?
1. Tentukan Tema .
contoh : anak yang manja
2. Cari ide paling cemerlang
contoh : Petani kaya yang mempunyai tiga anak laki-laki. Karena kemudahan dan kenyamanan myang mereka dapat sehingga ketiganya malas bekerja,
3. Tentukan Tokoh, setting dan alur/plot
contoh : Tokoh tiga pemuda , setting di lahan perkebunan
4. Buat Ringkasa Cerita
contoh : Tokoh tiga pemuda yang bergelimang harta sehingga malas bekerja
5. Cari Opening yang menarik. Bisa mengangkat konflik
6. Cari Ending yang dramatik sehingga mudah diingat
7. Lakukan membaca ulang semua isi cerita, untuk mencegah dari kesalahan penulisan atau typo.
Contoh dongeng : https://elherawati.blogspot.com/2022/09/asal-usul-tegal-batu.html