Rinai Hujan

 Puisi





Rinai Hujan

Terdiam sendiri

Di setiap denyut waktu

Mematung angan terlukis tentangmu

Diantara tangis yang kutahan

Terjeda sesak dalam embusan

Entah berapa lama kunanti..

Apa yang sebenarnya kunanti.?

Mengharap semua berubah hanyalah mimpi

Rinai hujan membasahi jendela

Titik -titik embun mendinginkan hawa

Sedingin hati yang tak berharap lagi

Dentingan hujan yang menggemuruh

Memaksa harapku kian luruh

Bulir kecil di sudut mata

Perlahan jatuh di pangkuan

Dalam hati pelan berbisik sendu

Tuhaan penuhi jiwaku dengan kasihMu




Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama