Catatan 1
Dulu sewaktu saya belajar menulis, yang ada dalam benak saya membuat tulisan atau cerita yang berujung bahagia atau istilah kerenya happy ending. Hal itu saya lakukan sampai di beberapa tulisan berupa cerpen , novel dan juga dongeng. Sehingga semua tulisan saya selalu bisa ditebak...berujung bahagia 😊
Tetapi setelah saya bertemu dengan teman Ferguso ...hemh barulah tulisan-tuisan saya beragam
karena dari teman itu saya mendengar kata-kata seperti ini:
"Hidup tak seindah tulisan Ferguso"
atau
"Tak semua yang kau inginkan bisa kau dapat Ferguso"
juga seperti ini
"Hal itu tak semudah membalikkan tangan Ferguso"
kadang seperti ini
"Bangun Ferguso jangan kelamaan bermimpi"
dia juga bilang
"Tak ada hidup yang sempurnya Ferguso"
saya merasa sangat beruntung bisa bertemu dengan teman Ferguso tersebut. Yang menjadi pertanyaan dimana kira-kira saya bertemu dengan teman Ferguso ?