Masjid Jamik Sumenep
Pintu masuk ke pulau Madura ada 2 , melaui laut dan darat. Melalui laut, kapal kita bisa berlabuh di beberapa pelabuhan , tergantung dari mana kita berangkat. Dan tentu saja pelabuhan tersbesar adalah pelabuhan Kalianget. Sedangkan melalui darat yaitu dengan melewati jembatan SURAMADU. Jembatan yang menghubungkan pulai Jawa dan Madura. Perjalanan saya kali ini memilih melalui darat sehingga kita melewati kabupaten Bangkalan sebagai pintu masuk dari Surabaya. Kemudian melewati Kabupaten Sampang, setelah itu Kabupaten Pamekasan dan yang terakhir kita akan sampai di Kabupaten Sumenep. Sebagai Kabupaten terbesar di pulau garam ini.
Nah teman-teman, sampai di pusat kota Sumenep kita akan berjumpa dengan sebuah bangunan yang menjadi salah satu Ikon dari kota Sumenep, yaitu masjid Jamik atau masjid agung. Tepatnya di jalan Trunojoyo nomor 184, Dalem anyar Bangselok Kecamatan Sumenep , Kabupaten Sumenep. Masjid ini berasitektur Jawa klasik. Menurut penjaga, masjid ini telah dibuka sejak tahun 1787. wow sudah lama sekali bukan. Bahkan menurut wikipedia, dikatakan sebagai simbol masuknya Islam ke Sumenep. Di dalam masjid terdapat hiasan yang beraneka ragam. Hal ini nampak pada bangunan yang mempunyai banyak pilar besar didalamnya. Sisa-sisa bangunan lama masih dipertahankan hingga kini. Pintu masuk yang tinggi menjulang dengan banyak ornamen memjadi daya tarik tersendiri. Perpaduan warna putih, kuning dan hijau membuat bangunan itu terlihat bersih dan estetik. Selain itu di samping bangunan utama masjid terdapat beberapa bangunan yang dipergunakan bagi para pengunjung untuk beristirahat atau rehat, sejenak . Tentu saja hal ini sangat bermanfaat bagi pengunjung. Dalam bangunan ini terdapat ruang kosong yang bersih, tersedia karpet hijau yang telah terhampar, kipas angin dan juga chager hp yang mana semua fasilitas itu 100% gratis-tis. Gimana oke banget kan. Yang tak kalah pentingnya, terdapat banyak sekali kamar mandi dengan kondisi bersih dan terawat dengan baik. Selain itu masid Jamik menyediakan air minun bagi para pengunjung dan jamaah... ssst inipun juga gratis. Di samping kiri masjid terdapat pasar induk kabupaten Sumenep , menyediakan berbagai keperluan dengan harga yang terjangkau.
Bangunan yang estetik, fasilitas yang oke tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Jika teman-teman berkunjung ke Sumenep jangan lupa mampir ke Masjid Jamik yang ciamik ini , oke.
