Cinta Budaya,
Cinta Makanan Khas Bondowoso
Assalamualaikum wr..wb
Pertama – tama mari kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat, taufiq dan hidayahNya. Shalawat dan salam semoga senantiasa kita haturtkan kepada Nabi Besar ,Muhammad SAW, yang telah membimbing dan menuntun kita dari kegelapan menuju jalan terang –benderang.
Kepada hadirin yang
terhormat,
Sebagian dari anda mungkin belum mengenal potensi kabupaten Bondowoso. Padahal kawasan yang mendapat julukan Kota Tape atau Kota Pensiun ini memiliki beragam kearifan lokal baik makanan maupun budaya. Yang paling terkenal dari sekian makanan , adalah tape. Kuliner ini berbahan dari singkong yang difermentasi. Tape Bondowoso berbeda dengan tape singkong dari daerah lain. Ciri utama dari tape Bondowoso adalah bertekstur lembut, pulen tapi tidak basah, dan tentu saja manis legit . Kuliner tape ini tidak dikenal di dalam negeri saja, bahkan tape sudah sangat dikenal di luar negeri. Hal ini terbukti para turis manca negara yang berkunjung ke Bondowoso menjadikan tape sebagai oleh-oleh atau buah tangan. Tape Bondowoso dikemas rapi dalam besek. Yaitu tempat yang terbuat dari anyaman bambu tipis. Besek-besek ini diproduksi dirumah-rumah yang pengerjaanya dilakukan ibu-ibu rumah tangga. Tentu saja dengan membuat besek-besek ini juga mempunyai nilai ekonomi, yang menyerap tenaga kerja khususnya di sekitar produsen tape.
Tape yang terbuat dari singkong bisa saja
diproduksi di kota-kota lain. Bahkan kota-kota sekitar Bondowoso juga banyak
yang memasarkan ke daerah lain. Tetapi ditinjau dari rasa, tetap pilihan jatuh
ke tape Bondowoso. Rahasia mengapa tape Bondowoso lebih manis? Karena bahan
tape atau singkong ditanan di tanah Bondowoso sendiri. Dan pada kenyataanya
singkong yang ditanam di tanah wilayah Bondowoso menghasilkan tape yang berasa
manis .
Selain sebagai bahan
makanan, tape mengandung alkohol dalam kadar yang rendah. Yang mana hal ini dapat
meningkatkan kesehatan , bagi orang yang merasa lemas dan kedinginan.
Sebagai masyarakat Bondowoso, saya mengajak anda semua. Mari cintai budaya dan produk lokal serta jangan lupa untuk ikut mempromosikannya. Khususnya Tape manis Bondowoso
Demikian pidato yang
bisa saya sampaikan, kurang lebihnya mohon maaf ,
Wasalmu alaikum wr wb