Kalau ingin dieja entah berapa kata yang terbuang sia.
Emosi dan kecewa pekat hingga berkarat.
Diamku bukan karena tidak tahu,
Diamku bukan karena tidak tahu,
tapi terlalu jenuh untuk mengungkapkan
Dan ...
Pagi ini bunyi denting gelas yang pecah beradu dengan kerasnya lantai ,
Dan ...
Pagi ini bunyi denting gelas yang pecah beradu dengan kerasnya lantai ,
serpihan kristal jatuh berhamburan...
Sejenak sepi..
Isak tangis berderai...
Mata saling menatap benci tapi mulut rapat terkunci.
Berderak langkah beratmu menjauh menapaki derit serpihan...
Sejenak sepi..
Isak tangis berderai...
Mata saling menatap benci tapi mulut rapat terkunci.
Berderak langkah beratmu menjauh menapaki derit serpihan...
Tak lagi langkahmu kutahan
Tiada lagi kata memelas minta kasihan
Maaf jika ini yang terjadi..
Akhirnya aku menyerah, jika bertahan bara yang kugenggam
Biarlah..biarlah mungkin kapal ini hanya singgah
Akhirnya aku menyerah, jika bertahan bara yang kugenggam
Biarlah..biarlah mungkin kapal ini hanya singgah
Ia akan bersiap membentangkan layar
Berderu dengan angin
Mencari tempat teduh untuk berlabuh
Tags
puisi