Luruh

  Luruh


Senja merangkak menuju kegelapan, sang surya benar-benar tenggelam

Aku bertemam kesunyian, yang beryanyi dalam kebisuan

Ringkih hati menyemai  harapan padamu, 

Bilur- bilur nestapa, meratapi kehilanganmu


Terbelenggu rindu jiwaku, terenggut dalam kegelisahan

Enggan pasrah,  jiwaku meronta ingin harapku berbalas

Hamparan doa, bertebaran di setiap ayunan langkah ini

Berbisik sukma dalam relung jiwa, memanggil namamu


Terpejam mata, malam membawa anganku berkelana

Senyummu merekah, membiusku  menjelajahi wajahmu

Lekat, tatapanmu, membiusku bagaikan selaksa candu

Terhenyak raga, terusik jiwa, bayamgmu menjauh...jiwaku luruh 

 





Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama