Amerta
Lembayung merekah dengan indahnya
Seindah senyum hangatmu kala itu
Merona wajahku saat menatap wajahmu
Selaksa embun segar memercik dijiwaku
Ribuan masa melenggang waktu
Hempasan jarak merentang panjang
Desiran angin berusaha menyadarkanku
Tentang sebuah nama yang terus membayang
Mungkin andai kita bersua
Kau akan merengek manja
Lupakanlah aku..
Lepaskan, biarakan hidupmu bahagia
Bisa saja aku tersenyum hampa
Perlahan berucap, andai akau bisa menghapusnya
Tapi di relung jiwa ini...
Namamu terukir amerta
Tenanglah kekasih jiwa,
Tak perlu kau cemaskan aku
Dengan harga diri dan kewarasan
Aku akan terus melangkah, dengan sebuah nama dalam kalbu
Tags
puisi