Dalam Relung Jiwa

 Samar suara angin mendayu lirih

Berbisik lembut merayu kalbu

Terawang rasa nyaris melayu

Dan jentera masapun tetap berlalu

Aku tetap berdiri disini

Dengan lembaran-lembaran cerita mengalir

Membawaku kian terbuai bias kala itu

Jemari kita berayun santai

Diantara rimbunya bunga dan rumput

Berjalan perlahan pada hamparan hijau

Kita melenggang tanpa beban.

Sentuhanmu membuatku merona

Ah ...masih saja hangat senyum dan suaramu yang khas

Bercengkrama hangat indah terdengar. 

Gelakmu lepas bergema

Berat kuhela nafas..ini..

Aku benar-benar merindumu

Tetap saja bayangmu yang menghiburku

Erat pelukku mengangankanmu

Sang bijak berkata...

Jika engkau merindukan seseorang

Ingatlah bahwa diapun mengingatmu...

Wahai semesta kabarkan padanya.

Bahwa di selalu ada bersemayam dalam relung jiwa






Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama