Dokumen google
Penyakit
Sang Raja
Pada
suatu masa hiduplah seorang raja yang sangat gemar makan .Raja itu bernama
Tama. Setiap hari dia mampu menghabiskan bermacam hidangan yang disediakan oleh
juru masak istana. Hingga badan sang raja kian hari kian gemuk saja,akibatnya
raja Tama terganggu dalam melaksanakan tugasnya . Ia sulit untuk berjalan bahkan
melakukan hal kecil saja raja Tama minta bantuan orang lain .Raja menyadari hal
itu dan merasa malu dengan keadaan
tubuhnya ,maka dipanggillah prajurit.
Raja Tama: “Hai
prajurit , carilah tabib yang mampu menyembuhkan penyakitku ini”.
Prajurit:”Baik tuanku
hamba segera mencari dan membawa tabib yang tuanku minta ’’
Segera
prajurit itu menemui tabib yang paling tersohor di negeri itu dan membawa ke
istana .
Raja Tama :”Wahai tabib
bisakah kau mengembalikan badanku seperti dulu?” .
Tabib:”Hamba usahakan
baginda , baginda harus mengadakan sesembahan berupa berbagai hewan ternak dan hasil bumi .
Raja Tama:”Prajurit
segera penuhi permintaan tabib, “
Para
prajurit dan punggawa kerajaan segera menyiapkan segala keperluan upacara
sesembahan dalam jumlah yang banyak seperti yang diminta tabib itu. Hari berganti
minggu , minggu berganti bulan ,tetapi badan sang raja tidak mengalami
perubahan. Maka raja memanggil prajurit untuk mencari tabib yang lebih ampuh . Prajurit
memanggil tabib dari Negara tetangga
”Hai
tabib aku dengar kamu sangat pandai mengobati segala macam penyakit ,apakah
engkau mampu mengobati penyakitku “Tanya sang raja .
”Baik
tuanku” .Tabib memeriksa raja
“Saya
akan membuat ramuan khusus untuk baginda ,tapi biayanya sangat mahal setara 500
gram emas “kata tabib.
”Baik
berapapun biaya akan aku bayar asal aku bisa sembuh “jawab sang raja
Bemacam ramuan serbuk
kering dalam jumlah yang banyak sudah dibuat tabib itu
”Mohon baginda tertib meminum ramuan ini
dengan aturan yang benar “kata tabib seraya berpamitan pulang ke negerinya,tak
lupa raja memberinya 500 gram emas .Sudah beberapa bulan raja meminum ramuan
,tapi hasilnya tidak ada .Raja menjadi marah dan kembali menyuruh mencari tabib ke seluruh penjuru
negeri.
Prajurit
sampai di sebuah desa yang asri ,dan bertemulah ia dengan seorang tabib yang
sederhana dan bijaksana, setiap hari banyak orang yang berobat kepadanya,dengan
membayar sekedarnya. Maka dibawalah tabib itu menghadap raja .
”Baik
sudah banyak tabib yang berusaha menyembuhkankau tapi tidak berhasil,apa kamu
mampu?dan berapa uang yang harus aku bayar? kalau tidak berhasil apakah engkau
mau kepalamu sebagai taruhannya? “Tanya
sang raja.Tabib itu tersenyum dan berfikir sejenak.
”Baginda
sebelumnya hamba minta maaf penyakit
tuanku memang tidak ada obatnya dan sepertinya sudah sangat parah mungkin dalam
beberapa minggu lagi baginda akan lumpuh ,oleh karena itu hamba hanya bisa
menyarankan tuan hendaknya berjalan di seputar istana atau di pedesaan ,hal ini
harus tiap pagi dilakukan meski sebentar “jelas tabib bijak.Dan pulanglah tabib
tadi tanpa mau dibayar sepeser pun .
Sepulang
tabib tadi ,hati baginda tidak tenang . Bagaimana kalau aku benar benar lumpuh
tiap hari raja memikirkanya, dan terus memikirkannya,raja ingat pesan tabib
,maka dengan ditemani punggawa tiap pagi raja melakukan jalan –jalan sebelum
berangkat ke istana. Bulan pun berganti tak terasa sudah 5 bulan raja menjalani
nasehat tabib bijak. Tanpa disadari, kegemukan raja semakin berkurang .
Hingga
suatu ketika raja bercermin dan betapa kagetnya ternyata badannya tidak gemuk
lagi.Dipanggillah tabib bijak itu .
”Wahai
tabib aku akan memberimu hadiah yang lebih banyak , karena berkat nasehatmu aku
sembuh dari penyakitku “kata raja dengan gembira.
“Maafkan
hamba tuan alangkah senangnya hati hamba apabila baginda memberikannya kepada
orang yang kekurangan “jawab tabib bijak
.Dan mulai saat itu raja selalu memberikan bantuan kepada rakyatnya yang
kekurangan.