Dokumen google
Sepatu
Toni
“Maak…..Emaaak
huu…hu…huu aku gak mau pakai sepatu ini lagi,”. Toni berteriak sambil menangis. Ia
melepas
sepatu dan melemparnya ke .pintu
rumahnya.
”Ada
apa Ton ,jangan melempar sepatu, nanti rusak,“ kata
Emak dari dapur
. ”Emak bilang sepatu ini dibeli dari pak Tarno tapi
tadi di sekolah Aldi bilang ini sepatunya yang hilang,Aldi menuduh aku pencurinya, aku
maluu sekali pokoknya aku gak mau pakai lagi, “ teriak Toni terus menangis.
“Astagfirullah sepatu ini emak beli dari pak Tarno nak
,bukan mencuri tapi mak akan
cari tahu darimana pak Tarno dapat sepatu ini, “ kata emak.
Emak
bergegas pergi ke rumah pak Tarno untuk menanyakan dari mana sepatu itu
berasal. Pak Tarno adalah tukang sepatu di
kampung Toni, ia biasa memperbaiki sepatu yang bermasalah. Di tangan pak Tarno sepatu rusak bisa
kembali rapi. Karena itu
banyak sekali orang yang memperbaiki sepatu pada pak Tarno. Jarak rumah Toni ke rumah pak Tarno 1 km. Dibutuhkan waktu sekitar dua puluh menit bagi emak untuk sampai ke rumah pak Tarno. Tampak pak Tarno
sedang menjahit sepatu di teras
depan rumahnya.
”Pak
Tarno kalau boleh saya tahu sepatu yang saya beli kemarin dapat dari mana ya?”
“Sepatu
yang mana ya Mak?”
“Sepatu
coklat tua,” jawab emak
“Sepatu coklat tua kemarin maksud emak?”
“Iya pak Tarno “jawab emak sambil
menceritakan kejadian yang dialami Toni di sekolah
.”Kasihan
Toni di tuduh mencuri sepatu “sambung
emak
Cerita selengkapnya bisa diunduh disini