The Time is Value


Opini 

                    Dokumen google

Time is Value 



Waktu adalah nilai. Kira-kira apa maksud dan makna dari kalimat tersebut ?

Menurut Dr Hefni Razak (Pengasuh wilayah Anafi'iah di lingkup Pondok pesantren Nurul Jadid Paiton) mengatakan bahwa , makna dari waktu adalah nilai adalah alangkah baiknya waktu yang kita jalani selalu mempunyai nilai. Waktu yang masih membersamai kita sebaiknya mempunyai nilai kebaikan. Entah kebaikan duniawi ataupun uhkrowi. Kebaikan ini tidaklah harus besar. Kebaikan yang sederhana yang dilakukan  secara istiqomah atau berkelanjutan akan berdampak positif. 

Kebaikan - kebaikan yang sederhana tersebut misalnya :

1. Senang kebersihan. Kebersihan yang dawali dari kebersihan diri dan lingkugan terdekat. Dampak yang ditimbulkan sangatlah bermanfaat. Yaitu badan menjadi segar dan sehat,  sedang bagi lingkungan, akan terhindar dari kuman dan berbagai penyakit terutama penyakit menular/

2. Senang kejujuran. Seseorang yang mempunyai sifat jujur akan disenangi teman atau relasi . Sehingga menimbulkan rasa percaya, baik dalam hubungan pertemanan ataupun kerjasama dalam bisnis.

3. Mudah memaafkan . Sifat memberi maaf tidak serta merta muncul pada diri seseorang. Sifat memaafkan  kebanyakan dari pengalaman. Seseorang mudah memaafkan  karena ia tahu bagaimana rasanya bersalah. Sifat ini sangat baik, dengan memberi maaf perpecahan terhindar. Suka memberi maaf sangat dianjurkan, karena mencegah perselisihan  dan memupuk rasa persatuan.

4. Bekerja keras dan bekerja cerdas. Semangat ini baik bagi semua orang. Terutama bagi mereka yang masih kategori usia produktif yaitu usia  18 sampai  60 tahun. Bekerja keras artinya pantang menyerah, sedang bekerja cerdas adalah menggunakan segala sesuatu seefektif mungkin untuk mendapat hasil terbaik. 

5. Disiplin. Sikap disiplin atau istiqomah artinya orang yang berusaha melakukan sesuatu pekerjaan atau perilaku dengan teratur dan konsisten . Sikap disiplin mutlak dilakukan pada semua orang yang ingin sukses. Kedisiplinan seseorang menunjukkan kesungguhan seseorang dalam mewujudkan keberhasilannya.  

6. Dermawan. Sikap dermawan atau suka memberi kepada mereka yang membutuhkan menumbuhkan sikap empati kepada sesama. Dalam agama manapun sikap dermawan sangat dianjurkan. Bahkan  Islam menjamin bagi orang-orang yang ikhlas memberikan sebagian hartanya, akan dimudahkan segala urusan, dan Allah akan mengganti harta yang telah dikeluarkan berlipat sepuluh kali. Masyaallah 

Jadi sangat penting bagi kita memanfaatkan waktu berbuat kebaikan, meskipun kebaikan itu hanya perkara sepele. Apabila kebaikan itu kita lakukan dengan istiqomah atau konsisten akan berdampak pada lingkungan kita. Juga cara pandang orang lain kepada kita ... insyaallah.




Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama