Pantun Pembuka Dan Penutup
Jenis-jenis pantun sebenarnya ada beberapa yang lazim atau biasa kita kenal. Jenis pantun dibedakan berdasarkan isi. Selama ini jenis-jenis pantun adalah sebagai berikut :
1. Pantun Agama
2. Pantun Jenaka
3. Pantun Nasehat
4. Pantun teka-teki
Berdasarkan perkembangan dan kegunaan pantun, ada yang menyebutnya sebagai pantun pembuka dan penutup.
1. Pantun pembuka
Pantun pembuka digunakan saat membuka acara, tujuannya agar acara tidak tegang dan berjalan santai. Pantun pembuka sering dipakai pada saat menyambut tamu, seperti yang lazim digunakan pada upacara adat temu pengantin seperti yang di daerah Betawi atau Jakarta juga di daerah Riau.
Contoh pantun pembuka :
a Rasa pedas buah mengkudu
Segera saja taruh di nampan
Silahkan duduk wahai para tamu
Hadirmu sungguhlah kami
nantikan
b Air hujan jatuh di pancuran
Cepat-cepat cari wadahnya
Bila semua telah berkenan
Kita mulai saja acaranya
2. Pantun penutup
Pantun ini digunakan sebagai penutup acara santai ataupun resmi, tujuannya untuk memberitahu acara akan selesai.
Contoh pantun penutup:
a. Ke pasar beli ikan tengiri
Tengiri gemuk tak berduri
Serangkaian acara telah kita lalui
Marilah kita tutup acara ini
b Lihat disana sebuah menara
Menara indah menjulang
tinggi
Alhamdulilah telah di ujung
acara
Ijinkan kami mengakhiri
Bagaimana menurut anda, penggunaan pantun sangat luas dan akan berkembang terus. Tugas kita melestarikannya sebagai warisan budaya puisi asli Indonesia.